🏆 Satu-Satunya Perwakilan Kalsel! PKBM Al-Falah Raih Penghargaan Peserta Terbaik di TOT Digitalisasi Nasional Kemendikdasmen

Berita Utama: Prestasi Nasional Pendidikan

MALANG – Prestasi luar biasa di tingkat nasional berhasil ditorehkan oleh dunia pendidikan non-formal Provinsi Kalimantan Selatan. Bapak Mulkan, S.Pd., Gr., yang bertindak sebagai utusan dari PKBM Al-Falah di bawah naungan Yayasan Qathrun Nada, sukses mengharumkan nama Banua dengan meraih penghargaan sebagai salah satu peserta terbaik dalam ajang pelatihan digitalisasi tingkat nasional di Jawa Timur.

Pencapaian bergengsi ini diraih dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) Pemanfaatan dan Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran SPNF. Acara ini diselenggarakan secara resmi oleh Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menjadi Garda Terdepan dan Satu-Satunya dari Kalimantan Selatan

Pelaksanaan TOT intensif ini berlangsung secara maraton selama empat hari, yakni sejak Senin hingga Kamis, 13 s.d. 16 Juli 2026, bertempat di BBPPMPV BOE Malang, Kota Malang.

Hal yang membuat pencapaian ini kian istimewa dan bernilai tinggi adalah posisi PKBM Al-Falah Kota Banjarmasin yang terpilih sebagai satu-satunya satuan pendidikan non-formal yang diundang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan dari total peserta pilihan di seluruh Indonesia. Kehadiran Bapak Mulkan di ajang ini didasarkan pada kompetensi yang dimilikinya di bidang teknologi informasi serta pengalaman nyata dalam pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID).

Menguasai Materi Strategis dan Unggul di Kelas Nasional

Selaka peserta, Bapak Mulkan harus mengikuti rangkaian jadwal yang sangat padat dan kompetitif. Para peserta digembleng dengan berbagai materi masa depan SPNF, meliputi Kebijakan Digitalisasi Satuan Pendidikan, Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), serta optimalisasi Platform Rumah Pendidikan dan Ruang Murid.

Tidak hanya teori, fokus utama pelatihan ini bertumpu pada Praktik dan Pendampingan Optimalisasi Papan Interaktif Digital (PID) serta ujian Micro Teaching langsung di hadapan tim penilai dari BBPPMPV BOE Malang dan Direktorat PNFI. Berkat keaktifan, kecakapan teknologi, dan performa yang luar biasa selama seluruh sesi praktik, Bapak Mulkan berhasil dinobatkan sebagai salah satu Peserta Terbaik.

Kebanggaan Bagi Yayasan Qathrun Nada dan Dunia PNF Banua

Keberhasilan ini membawa rasa bangga yang mendalam bagi Yayasan Qathrun Nada selaku yayasan yang menaungi PKBM Al-Falah. Prestasi nasional ini membuktikan bahwa kualitas pendidik non-formal di Kota Banjarmasin memiliki daya saing yang tinggi dan siap menjadi motor penggerak transformasi digital di lingkungan sekolah.

Setelah penutupan kegiatan hari ini, langkah berikutnya yang akan diusung adalah merealisasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ilmu digitalisasi yang dibawa pulang oleh Bapak Mulkan, S.Pd., Gr. dari Malang ini diproyeksikan untuk segera diimbaskan kepada para tutor sejawat di daerah, demi mewujudkan SPNF di Kalimantan Selatan yang modern, digital, dan berkualitas tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *